Soal Dakwaan Pelajar yang Bunuh Begal di Malang, Begini Kata Jaksa Agung

Home / Berita / Soal Dakwaan Pelajar yang Bunuh Begal di Malang, Begini Kata Jaksa Agung
Soal Dakwaan Pelajar yang Bunuh Begal di Malang, Begini Kata Jaksa Agung Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin. (FOTO: Kompas.com/TN)

TIMESMOJOKERTO, JAKARTAJaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin turut angkat bicara terkait kasus pelajar SMA berinisial ZA (17), pelaku pembunuhan terhadap begal bernama Misnan (35) di Malang, Jawa Timur.

Pelajar itu didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap begal yang hendak memperkosa kekasihnya di kebun tebu Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Awalnya anggota Komisi III DPR RI Muhammad Syafi’i mengkiritik status ZA yang ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman penjara seumur hidup usai membunuh begal yang hendak memperkosa sang kekasih. Padahal, ZA menurut Syafi’i adalah korban begal sehingga wajar jika membela diri.

Jaksa Agung pun menjelaskan duduk perkara tersebut. Burhanuddin berujar bahwa sejatinya pelaku tidak ingin memperkosa sang kekasih. Sedangkan, ZA memang sudah membawa senjata tajam saat kejadian itu. Sehingga membela diri dengan menusukkan pisau ke salah satu pelaku begal jelas keliru.

"Kemudian si anak-anak ini itu sudah membawa senjata tajam dan itu yang digunakan oleh si anak itu walaupun untuk membela diri, dan itu membela diri dalam keadaan tidak terpaksa penuh," tutur Burhanuddin.

Terlepas dari itu, Burhanuddin juga menekankan bahwa, Kejaksaan Negeri Malang tidak melakukan penahanan terhadap ZL. Selain itu, ia mengatakan tuntutan ke ZL nantinya akan dikembalikan ke orang tua.

"Dan mohon maaf kami tidak melakukan penahanan kepada anak itu, dan hari Selasa (21/1/2020) besok ada tuntutannya, dan tuntutannya kami juga akan kembalikan kepada orang tuanya," demikian tandas Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait kasus pelajar SMA berinisial ZA, pelaku pembunuhan terhadap begal di Malang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com