Pemkot Mojokerto Bakal Sejahterakan Masyarakat dengan Kota Pariwisata

Home / Berita / Pemkot Mojokerto Bakal Sejahterakan Masyarakat dengan Kota Pariwisata
Pemkot Mojokerto Bakal Sejahterakan Masyarakat dengan Kota Pariwisata Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. (FOTO: Istimewa)

TIMESMOJOKERTO, MOJOKERTOPemkot Mojokerto tahun 2020 ini terus menjalankan program prioritas untuk mewujudkan konsep Kota Pariwisata. Wilayah yang dinahkodai oleh Ika Puspitasari tersebut menginginkan kesejahteraan masyarakat dengan konsep itu.

Setidaknya ada, beberapa program prioritas yang bakal diagendakan Pemkot guna merealisasikan kesajahetraaan masyarakat melalui Kota Pariwisata tersebut. Salah satunya yakni penanganan banjir di sejumlah wilayah.

Sebagai daerah yang memiliki topografi cekungan, Kota Mojokerto sering kali dilanda banjir di beberapa titik ketika hujan deras.

Permasalahan banjir memang menjadi perhatian khusus oleh perempuan yang disapa Ning Ita itu. Misalkan, pada awal menjabat, Ning Ita, terus berbenah dengan meninjau secara langsung kondisi di lapangan.

“Sebagai kota yang dikelilingi dengan berbagai aliran sungai, tentunya sampah-sampah tersebut tidak datang secara regional saja. Artinya, Kota Mojokerto ini berada di tengah-tengah, sehingga sering kali mendapatkan kiriman sampah dari hulu ke hilir,” katanya, pada Selasa (25/2/2020)

Ning Ita mengakui, beberapa tahun kemarin, peristiwa banjir yang kerap melanda Kota Mojokerto, hingga belum dapat ditanggulangi secara maksimal. Nah, pada pergantian kepemimpinan baru tahun 2019 kemarin, akhirnya pihanya fokus dalam menanggulangi banjir. Hasilnya, bencana banjir dapat ditangani secara maksimal.

“Tahun 2020 ini, akan ada pemasangan cctv untuk pemantauan debit air dan penindakan bagi warga yang membuang sampah sembarangan di sungai,” jelasnya.

Selain penanggulangan banjir, program kedua yakni menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru dan peningkatan ekonomi kreatif.

Pihaknya sudah gencar melakukan pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui PKK dan karang taruna wanita dalam meningkatkan taraf perekonomian keluarga. “Hasil dari para pengrajin atau produsen ini nanti akan kami suguhkan di rumah rakyat dan outlet oleh-oleh milik Pemkot Mojokerto (Rest Area Gunung Gedangan),” jelas Wali Kota Mojoketo. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com