Antisipasi Covid-19, Kemenag Mojokerto Minta Resepsi Nikah Ditunda

Home / Berita / Antisipasi Covid-19, Kemenag Mojokerto Minta Resepsi Nikah Ditunda
Antisipasi Covid-19, Kemenag Mojokerto Minta Resepsi Nikah Ditunda Ilustrasi - pernikahan. (FOTO: Istimewa)
Fokus Berita

TIMESMOJOKERTO, MOJOKERTO – Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur meminta masyarakat yang ingin menyelenggarakan nikah menunda acara resepsi untuk sementara. Hal itu agar tidak mengundang kerumunan banyak orang.

Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, Barozi mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pihak KUA yang meneruskan ke warga.

"Untuk akad nikah tetap boleh berjalan seperti biasa. Namun, ada syarat-syarat yang harus diikuti oleh pihak penyelenggara. Salah satunya yakni yang hadir terbatas hingga tidak mengundang banyak orang, menjaga jarak satu sama lain dan diusahakan tidak bersalaman, dan yang hadir dibatasi. Enam orang saja, 2 saksi, pihak penghulu, dan pengantin. Untuk resepsi ditunda dulu sementara," katanya, kepada TIMES Indonesia, Jumat (27/3/2020).

Oleh karana itu, Barozi berharap, masyarakat bisa untuk berkerja sama dan menaati aturan yang sudah ditentukan, demi kemaslahatan bersama. "Apalagi sekarang musim nikah. Akad boleh jalan. Yang penting jangan mengundang keramain," ujarnya.

Dari rilis terakhir Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada Kamis (26/3/2020) kemarin, kasus positif virus coroba sebanyak 893 orang, sembuh 35 orang dan yang meninggal 78 orang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com