Arsinu Berharap Pemerintah Perhatikan RS Rujukan dan Non Rujukan

Home / Berita / Arsinu Berharap Pemerintah Perhatikan RS Rujukan dan Non Rujukan
Arsinu Berharap Pemerintah Perhatikan RS Rujukan dan Non Rujukan Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu), HM Zulfikar As'ad. (FOTO: NU Online/Ibnu Nawawi)

TIMESMOJOKERTO, JOMBANG – Dalam memberikan pelayanan maksimal dalam penanganan pasien virus corona atau covid-19, Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu) berharap pemerintah lebih memperhatikan rumah sakit (RS) rujukan dan non rujukan, terutama soal alat pelindung diri (APD).

Ketua Umum Arsinu, HM Zulfikar As`ad mengatakan, hingga saat ini jika melihat perkembangan merebaknya covid-19 dan sistem penanganan yang ada di beberapa di Indonesia, masih memerlukan perhatian lebih. Yang mana, lanjut Gus Ufik, panggilannya, beberapa RS masih keterbatasan APD yang dialami oleh semua RS.

"Namun yang patut kita syukuri adalah semangat sejawat dokter dan profesi yang lain di rumah sakit. Rumah sakit rujukan mengalami lonjakan jumlah kasus baik itu ODP, PDP maupun yang sudah terkonfirmasi positif," katanya Rabu (1/4/2020).

Demikian juga dialami oleh rumah sakit non rujukan. Yang sebetulnya, menurut dia, adalah sebagai rumah sakit penyangga. Karena pada kenyataanya pasien ODP maupun PDP saat mereka sakit tidak hanya datang ke RS rujukan. Mereka juga tidak tahu apakah mereka termasuk penderita Covid-19 atau bukan. Sehingga datang ke rumah sakit yang terdekat dengan tempat tinggalnya atau yang terbaik menurut mereka.

"Dengan demikian semestinya RS non rujukan pun harus mempersiapkan diri setidaknya mampu mendeteksi dini setiap orang yang sakit dengan gejala yang mengarah ke Covid-19. Sementara alat deteksi dini ini pun tidak dimiliki oleh RS," ujarnya.

Saat ini, di Indonesia sendiri, dari rilis terakhir Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 31 Maret 2020, pasien positif virus corona atau Covid-19 sebanyak 1.528 orang, sembuh 81 orang dan meninggal dunia sebanyak 136 orang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com