Pasien Positif Covid-19 di Ponorogo Bertambah 9 Orang

Home / Berita / Lagi, 9 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo
Lagi, 9 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. (Foto: Marhaban/TIMES Indonesia)

TIMESMOJOKERTO, PONOROGOBupati Ponorogo Ipong Muchlissoni dalam siaran persnya siang ini Minggu (9/8/2020) mengumumkan adanya tambahan 9 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Ponorogo.

Untuk tambahan 9 kasus Covid-19 tersebut antara lain;

1. Perempuan usia 58 tahun alamat desa Babadan yang tanggal 1 Agustus 2020 lalu datang ke klinik swasta dengan keluhan mual dan batuk. Hasil pemeriksaan Rontgen mengarah ke Covid-19 dan dirujuk untuk pengambilan swab ke rumah sakit. Menurut keterangan yang bersangkutan dalam 2 minggu terakhir tidak ada riwayat bepergian atau kedatangan tamu dari luar kota dan saat ini masih dilakukan tracing terhadap pasien tersebut.

2. Perempuan, usia 25 tahun warga desa Jimbe Kecamatan Jenangan. Pasien ini berawal dari hasil rapid test reaktif saat akan pergi ke Balikpapan kemudian dilakukan pengambilan swab dan didapat hasil PCR positif. Dalam 2 minggu terakhir tidak ada riwayat dari luar kota.

3. Laki-laki, usia 25 tahun warga desa Winong Kecamatan Jetis. Pasien ini bekerja di Ponorogo, bulan maret lalu ke Tuban dan 14 Juni pulang ke Ponorogo. Tanggal 3 Agustus rapid massal di tempat kerjanya dan didapatkan hasil reaktif, setelah pengambilan Swab pasien tersebut hari ini didapatkan hasil positif.

4. Laki-laki,  usia 40 tahun warga desa Krebet Kecamatan Jambon, kontak erat pasien nomor 185.

5. Laki-laki, usia 61 tahun, warga Kelurahan Tambakbayan Ponorogo. Pasien ini bekerja di Tulungagung, salah satu teman kantornya terkonfirmasi positif Covid-19 dan terakhir datang dari Tulungagung tanggal 29 Juli 2020.

Tanggal 31 Juli 2020 setelah Jumatan di masjid pasien dibawa ke rumah sakit dengan keluhan sesak. Pasien ini memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes militus.

6. Perempuan, usia 14 tahun warga desa Ngabar Kecamatan Siman. Pasien ini punya riwayat datang dari Jakarta tanggal 3 Agustus dan melakukan pemeriksaan PCR atas permintaan sendiri.  Hari ini didapatkan hasil PCR positif.

7. Perempuan, usia 50 tahun warga desa Wringinanom Kecamatan Sambit, kontak erat pasien nomor 199.

8. Laki-laki, usia 29 tahun warga desa Bedingin Kecamatan Sambit, kontak erat pasien nmor 199.

9. Perempuan, usia 53 tahun warga Desa Campurejo Kecamatan Sambit, kontak erat pasien nomor 199.

"Ketiga pasien terakhir tersebut adalah staf Puskesmas Wringinanom termasuk juga pasien nomor 199, dengan demikian ada 4 orang staf Puskesmas Wringinanom yang dinyatakan positif Covid-19," ungkap Bupati Ipong Muchlissoni.

Menurut Ipong, untuk menindaklanjuti terhadap seluruh staf puskesmas Wringinanom akan dilakukan tracing dan testing. Dan untuk sementara pelayanan Puskesmas Wringinanom akan ditutup karena sebagian besar stafnya harus melakukan isolasi mandiri.

Selain terdapat tambahan 9 kasus baru Covid-19, Bupati Ipong Muchlissoni siang ini juga mengabarkan adanya 2 pasien yang dinyatakan sembuh. "Mereka adalah pasien nomor 192 warga desa Ronowijayan dan pasien nomor 199 warga kecamatan Sambit," sebutnya.

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni kembali mengingatkan warganya bahwa pandemi Covid-19  masih berlangsung, kapan berakhirnya sangat tergantung pada diri kita, "Yaitu ketika kita semua bisa disiplin pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, disiplin dimulai dari diri sendiri sangat mudah dan  murah," imbaunya.

Data kasus konfirmasi Covid-19 di Ponorogo sampai hari ini Minguu (9/9/8/2020) total 219 orang, sembuh 179 orang, meninggal 5 orang, dan isolasi sebanyak 35 orang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com