Gelar Pesta Pernikahan di Hotel, Pasangan Pengantin di Surabaya Ini Patuhi Perwali Surabaya

Home / Berita / Gelar Pesta Pernikahan di Hotel, Pasangan Pengantin di Surabaya Ini Patuhi Perwali Surabaya
Gelar Pesta Pernikahan di Hotel, Pasangan Pengantin di Surabaya Ini Patuhi Perwali Surabaya Pasangan pengantin Ami dan Oga nampak bahagia melangsungkan pesta pernikahan di Ballroom Hotel Novotel Samator Surabaya Timur, Minggu (9/8/2020). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESMOJOKERTO, SURABAYA – Azmi Liani Wahyu (Ami) dan Dwiaji Ari Yogyanta (Oga) resmi menjadi pasangan berbahagia. Mereka melangsungkan pesta pernikahan di Hotel Novotel Samator Surabaya Timur. 

Kendati sempat cemas pada awalnya, prosesi pernikahan berjalan lancar tanpa kendala. Acara ini terbilang perayaan pesta pernikahan pertama di hotel di Kota Surabaya dalam kondisi adaptasi kebiasaan baru. Tentu momen tersebut akan menjadi sejarah tak terlupakan.

Bagi mempelai wanita, dirinya tak menampik sempat merasa was-was saat berencana menggelar resepsi pernikahan. 

Namun karena telah direncanakan setahun lalu, pihak keluarga setuju agar tetap digelar sesuai protokol kesehatan cegah Covid-19. 

"Kita menyiapkan semaksimal mungkin sesuai Perwali Surabaya yang berlaku," kata Ami, Minggu (9/8/2020). 

Ami-dan-Oga-2.jpg

Seluruh tamu undangan memperoleh buku panduan beberapa waktu sebelum hajatan berlangsung. Sehingga mereka telah mempersiapkan diri. 

Kehadiran tamu terbatas hanya untuk 300 orang tiap sesi. Acara terbagi menjadi dua sesi. Itupun mendapat pengawasan ketat agar tamu undangan tetap disiplin menerapkan jaga jarak selama pesta pernikahan berlangsung. 

Resepsi pernikahan yang diadakan di hotel bintang lima ini benar-benar mengikuti protokol kesehatan guna mencegah Covid-19.

Para tamu diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan sebelum memasuki hotel, kemudian diperiksa suhu tubuhnya. 

Pihak panitia penyelenggara juga terlihat memperhatikan hal terkecil sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di pesta pernikahan Ami dan Oga.

Di antaranya saat mengisi buku tamu disediakan satu pulpen untuk tiap orang, bahkan kapasitas ruangan acara juga dibatasi sebanyak 300 orang oleh panitia dengan cara buka tutup, agar tidak terjadi kerumunan. Padahal biasanya ballroom mampu menampung 800 orang tiap kali acara. 

Ami-dan-Oga-3.jpg

Kebiasaan bersalaman dengan mempelai atau foto bersama juga dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, di mana para tamu cukup salaman jarak jauh atau salam namaste dan foto di depan panggung pengantin. 

Begitu juga untuk pembagian konsumsi  menerapkan hal yang sama. Setiap menu makanan ada petugas yang menyajikan dengan menggunakan face shield serta masker dan sarung tangan, saat tamu hendak antri mengambil makanan juga diimbau menjaga jarak satu meter dan melalui jalur yang tersedia. 

Kebiasaan baru menerapkan protokol kesehatan saat merayakan resepsi pernikahan di tengah pandemi Covid-19 ini memang harus dipatuhi tiap orang yang ingin menggelar acara serupa, agar wabah virus Corona tidak semakin menyebar luas.

Salah satu tamu undangan, Wahyu Purwantara hadir dari Bekasi. Awalnya dia merasa was-was. Tetapi setelah melihat persiapan yang dilakukan pihak pengantin agar Covid-19 tidak menyebar di acara pesta pernikahan, maka dia dan istrinya merasa lega.

"Saya di sini memang membaca buku panduannya itu cukup ketat oleh wedding organizer dan pihak hotel sehingga ya saya kira menurut saya aman saja walaupun rasa was-was sebagai manusia itu ada," ucap Wahyu saat menghadiri pesta pernikahan di Hotel Novotel Samator Surabaya tersebut. (*) 

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com