Wagub Emil Buka Festival Ekonomi Milenials 2019

Home / Ekonomi / Wagub Emil Buka Festival Ekonomi Milenials 2019
Wagub Emil Buka Festival Ekonomi Milenials 2019 Wagub Emil meninjau stand ekonomi kreatif dalam Festival Ekonomi Millenials 2019 di Grand City, Surabaya, Jumat (13/12/2019). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESMOJOKERTO, SURABAYA – Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama Kepala Biro Administrasi Perekonomian Sekdaprov Jatim Dyah Wahyu Ermawati membuka Festival Ekonomi Milenials 2019 di Grand City Surabaya, Jumat (13/12/2019).

Pameran perdana ini melibatkan 16 sub sektor ekonomi kreatif. Antara lain kuliner, musik, seni rupa, kriya, digital dan sebagainya. Pameran akan berlangsung mulai 13 - 15 Desember 2019.

Festival-Ekonomi-Millenials-2.jpg

Pembukaan diikuti 300 peserta dan undangan dari berbagai sektor. Mulai pemimpin daerah, talenta, mentor, narasumber, komunitas, maupun insan kreatif. Selain tampilan booth, acara dikemas menarik melalui berbagai lokakarya, kolaborasi video mapping, dan beragam hiburan.

Dyah Wahyu Ermawati mengatakan, Festival Ekonomi Milenials 2019 merupakan pilot project Milenia Job Center (MJC) Pemprov Jatim. 

Festival-Ekonomi-Millenials-3.jpg

Festival Ekonomi Milenials sendiri menggabungkan produk ekonomi kreatif dengan MJC sebagai salah satu penggerak atau inisiator.

MJC adalah program besutan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil. MJC berperan mewadahi talenta, mentor dan klien untuk menciptakan ekosistem freelancer yang kompetitif dan kondusif di Jatim.

Festival-Ekonomi-Millenials-4.jpg

Talenta yang muncul dengan ide kreatif akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif milenial.

"Ekonomi kreatif dan MJC bersinergi mendukung pertumbuhan ekonomi Jatim," katanya.

Festival-Ekonomi-Millenials-5.jpg

Erma menambahkan, road map pembangunan ekonomi kreatif telah disusun di Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jatim agar tahun mendatang menemukan cluster sub sektor potensial. Sehingga wajah ekonomi kreatif Jatim makin kuat dan makin dikenal.

Dengan tujuan, memunculkan gig workers masa mendatang serta memfasilitasi insan ekonomi Jatim untuk membangun jaringan. 

Ekonomi kreatif, kata Erma, bukan sekedar gagasan ide namun juga berguna untuk memperluas kemampuan dalam bidang sosial, budaya hingga ekonomi. 

Festival-Ekonomi-Millenials-6.jpg

"Nah, jika potensi tersebut dieksplor, maka diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Emil menambahkan, MJC menghadirkan ekonomi kreatif dengan konsep lebih inklusif. Baik secara desain maupun segmen.

Potensi ekonomi kreatif dan gig economy sangat besar dan saling mendukung. Menurut dia, Jatim adalah provinsi pertama yang menjemput era gig economy. MJC juga menjembatani peluang freelancer atau calon talenta yang memiliki pengalaman.

"MJC menyiapkan talent, mentor dan klien menyambut gig economy global," kata Emil.

Emil berharap, 2-3 persen pertumbuhan ekonomi di Jatim didongkrak oleh sektor ekonomi kreatif. Sebab, potensi ekonomi kreatif di tiap kabupaten tidak bisa terpisahkan dengan ekonomi secara umum. Perhelatan Festival Ekonomi Milenials 2019 ini sekaligus akan menjadi pedoman dan aksi pelaksanaan pada tahun mendatang. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com