Gadai di Pegadaian Surabaya Miliki Banyak Peminat Saat Transisi New Normal

Home / Ekonomi / Gadai di Pegadaian Surabaya Miliki Banyak Peminat Saat Transisi New Normal
Gadai di Pegadaian Surabaya Miliki Banyak Peminat Saat Transisi New Normal Kondisi Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya di masa transisi new normal, Selasa (30/6/2020) (FOTO: Farida Umami/TIMES Indonesia)

TIMESMOJOKERTO, SURABAYA – PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya mengatakan bahwa produk Gadai/Rahn menjadi layanan yang tumbuh cukup baik di masa transisi new normal setelah pandemi Covid-19. Selain produk tersebut tabungan emas juga memiliki banyak peminat.

“Untuk saat ini jenis layanan yang tumbuh cukup baik adalah produk-produk Gadai/Rahn, karena untuk produk non gadai/non rahn yang berbasis angsuran tetap kami menunggu kondisi normal untuk bergerak lebih ekspanasif lagi, karena saat ini kami sangat selektif sekali dalam penyalurannya. Selain itu juga yang banyak peminatnya adalah tabungan emas,” ujar Supriyanto selaku Pemimpin Wilayah (Pimwil) PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya kepada TIMES Indonesia, Selasa (30/6/2020) di Surabaya.

Target Pendapatan Usaha semester satu tahun 2020 sebesar 778 Miliar, sementara realisasinya sebesar 682 Miliar atau setara 87,72 persen dari target.

“Hal tersebut antara lain karena kami memiliki beberapa program restrukturisasi kredit baik di produk gadai maupun non gadai. Ada program penundaan jatuh tempo kredit, penundaan pembayaran angsuran, pembebasan denda, dan perpanjangan masa kredit,” beber Supriyanto.

Peningkatan barang gadai selama pandemi Covid-19 mengalami peningkatan tercermin pada posisi dana tersalur atau Outstanding Loan (OSL) di Pegadaian Kanwil XII Surabaya. Target OSL semester satu tahun 2020 sebesar 5,4 Triliun. Sementara realisasinya sebesar 5,9 Triliun atau 109 persen dari target.

“Insya Allah sampai akhir bulan, kami bisa mencapai 6,0 Triliun, mohon doa-nya,” ujar Supriyanto.

Untuk emas sendiri, nasabah yang menabung emas di Pegadaian Kanwil XII Surabaya mengalami peningkatan sebesar 14,8 persen. Jumlah nasabah yang menabung emas dari 305.506 menjadi 350.937 dengan jumlah omset 186 miliar dari total sebelumnya sebanyak 110 miliar. Sehingga meningkat sekitar 69 persen, berat emas dari 176,391 gram menjadi 230,524 gram atau meningkat  130,68%.

Saat ini Pegadaian Kanwil XII Surabaya sedang menawarkan beberapa layanan dengan tujuan untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat selama pandemi Covid-19. Diantaranya ada Gadai Peduli dan Rahn Peduli.

“Jadi nasabah dapat mendapatkan pinjaman gadai/rahn dari PT Pegadaian (Persero) dengan nominal maksimal 1 juta rupiah, untuk satu orang dalam satu Kartu keluarga dan selama masa pinjaman FREE sewa modal/bayar bunga atau FREE Munah selama masa kredit 3 bulan, yang berlaku mulai 01 Mei 2020 s.d. 31 Juli 2020,” pungkas Supriyanto, Pemimpin Wilayah (Pimwil) PT Pegadaian (Persero) Kanwil XII Surabaya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com